Pada materi ini kita membahas cara instalasi Cpanel EHCP di Debian 9 menggunakan Aplikasi Virtual Box. File yang perlu dipersiapkan adalah File ISO debian 9 DVD 1 dan DVD 2, aplikasi FileZilla, File EHCP.

Artikel ini akan dibagi 3 bagian, dimana bagian pertama adalah mempersiapkan aplikasi dan file yang dibutuhkan, konfigurasi jaringan dan tes koneksi dari server debian yang kita instal di virtual box dan windows yang berperan sebagai komputer client.

  1. File yang kita butuhkan adalah File yang perlu dipersiapkan adalah File ISO debian 9 DVD 1 dan DVD 2, aplikasi FileZilla, File EHCP dan virtual box.
    1. file dan aplikasi yang diperlukan
  2. Di tutorial ini kita tidak membahas cara instalasi debian 9, untuk instalasinya bisa kita pelajari di artikel sebelumnya. Kita pastikan bahwa debian 9 sudah terinstal dengan baik dan benar di virtual box.
    2. file virtual mesin deb dohar
  3. Pada file virtual box debdohar di gambar atas, kita klik kanan dan pilih menu setting -> Network. Kita aktifkan adapter 1 dengan menceklis enable network adapter.
    Attached to : Host-only Adapter
    Name : Virtual Host-Only Ethernet Adapter (Jika belum ada, kita bisa baca di artikel sebelumnya)
    Promiscuous Mode : Allow All
    Setelah selesai tekanlah tombol OK, setelah itu jalankan file debian 9 dengan mengklik dua kali pada file debdohar seperti diatas.
    3. pengaturan network pada virtual box
  4. Setelah OS debian 9 nyala, login dengan user dan password yang kalian miliki, setelah itu login sebagai root dengan perintah
    –> su root
    –> masukkan password root
    4. login dengan user anda dan login lagi menjadi root
  5. Kita cek adapter yang kita miliki dengan mengetikkan perintah ip a, disini adapter yang saya miliki dan akan saya gunakan adalah enp0s3.
    5. cek perangkat adapter
  6. Lakukan konfigurasi IP dengan mengetikkan perintah nano /etc/network/interfaces . Pastikan tidak salah ketik, karena jika salah biasanya halaman editor ip nya akan kosong.
    6. nano etc network interfaces
  7. Lakukan pengaturan IP seperti dibawah ini
    auto enp0s3
    iface enp0s3 inet static
    address 192.168.7.1
    netmask 255.255.255.0

    setelah selesai dan dipastikan benar, kita tekan tombol ctrl+x untuk keluar dari halaman editor IP dan tekan Y untuk menyimpan hasil pengaturan.
    7. berikan ip
  8. Lakukan restart dengan mengetikkan perintah /etc/init.d/networking restart
    8. restart jaringan
  9. Carilah perangkat adapter virtual Host-Only yang kalian miliki di windows. bisa kalian cari di Control Panel\Network and Internet\Network Connections. Pastikan perangkat tersebut sama dengan perangkat yang ada dilangkah nomor 3.
    9. virtual host adapter
  10. Berikan IP dengan segmen yang sama dengan IP OS debian, disini saya gunakan
    IP address 192.168.7.2
    subnet mask : 255.255.255.0
    10. berikan ip
  11. Lakukan pengujian koneksi dari OS debian sebagai server dan OS Windows sebagai client dengan perintah
    ping 192.168.7.2
    11. ping linux ke windows
  12. Lakukan pengujian koneksi dari OS Windows sebagai client dan OS debian sebagai server dengan perintah ping 192.168.7.1
    12. ping windows ke linux

Konfigurasi IP telah selesai, kita bisa lanjutkan ke artikel bagian ke 2

By Dohar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *